Daun Pegagan (Centella asiatica) untuk Kesehatan Tubuh Manusia


Pegagan dengan nama latin Centella asiatica merupakan salah satu tanaman liar yang banyak ditemukan di Indonesia. Pegagan berasal dari Asia Tropik. Tanaman ini mudah ditemukan diberbagai tempat seperti pekarangan, persawahan, bahkan di sepanjang jalan. Pegagan dapat tumbuh di tanah yang agak lembab, cukup sinar matahari, serta dapat tumbuh di daerah dataran rendah sampai dengan dataran tinggi. Batang pegagan sangat pendek dari batang tumbuh geragih atau stolon yang melata di permukaan tanah dengan panjang 10-50 cm. Pegagan memiliki daun tunggal, tersusun dalam bentuk roset yang terdiri dari 2-10 lembaran daun, kadang-kadang agak berambut. Tangkai daun panjangnya samppai 40 cm. Daun berbentuk seperti ginjal, lebar, dan bundar dengan garis tengah sampai 10 cm, pinggir daun beringgit dan bergerigi. Pangkal dari tangkai daun melekuk ke dalam dan melebar seperti pelepah. Tulang daun menjari dan akar bercabang. Bunga berbentuk payung tunggal, biasanya tersusun dari 3 bunga. Tangkai bunga panjangnya 5-50 mm, lebih pendek dari tangkai daun. Daun pelindung berjumlah 2 dan panjangnya 3-4 mm berbentuk telur. Daun pegagan ini yang lebih sering digunakan oleh masyarakat sebagai tanaman obat berkhasiat. Secara turun-temurun, pegagan digunakan sebagai obat tradisonal karena kandungan aktif di dalamnya yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Menurut beberapa penelitian, tanaman pegagan mengandung beberapa senyawa aktif seperti alkaloid, tanin, flavonoid, serta bahan aktif utama yaitu asiatikosida (saponin steroid, dan triterpenoid). Kandungan antioksidan dalam pegagan dapat memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh manusia. 

Berikut beberapa manfaat dari daun pegagan :

1. Meningkatkan Fungsi Otak

Dengan adanya kandungan glikosida triterpenoid, daun pegagan berkhasiat untuk kecerdasan atau daya pikir otak atau bisa sebagai nutrisi untuk otak sehingga dapat meningkatkan kemampuan belajar serta mengingat.

2. Mempercepat Penyembuhan Luka

Dengan adanya kandungan triterpenoid pada daun pegagan bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka dengan cara meningkatkan kandungan hidroksiplorin dan mukoplisakarida yang merupakan bahan untuk mensintesis matriks ekstraseluler

3. Mengatasi Jerawat pada Kulit Wajah

Penggunaan daun pegagan yang telah diekstrak dalam suatu produk perawatan wajah diketahui dapat mengatasi jerawat pada wajah. Kandungan aktif dalam daun pegagan memiliki sifat antiperadangan yang dapat membantu mempercepat proses penyembuhan jerawat serta mencegah hiperpigmentasi yang menyebabkan luka bekas jerawat.

4. Mengatasi Penuaan Dini

Dengan adanya kandungan asiatikosida dalam pegagan dapat mengatasi penuaan dini karena adanya komponen aktif tersebut dapat memperbaiki keruskan sel dan membentuk atau memproduksi serat kolagen secara cepat.

Sumber :

Mareta, C.A., 2020. Efektifitas Pegagan (Centella asiatica) Sebagai Antioksidan. Jurnal Medika Hutama, 2(1), 390-394.

Sutardi, 2016. Kandungan Aktif Tanaman Pegagan dan Khasiatnya Untuk Meningkatkan Sistem Imun Tubuh. Jurnal Litbang Pertanian, 35(3), 121-130.

Zulkarnaen, Alifia, P.F.,Oktavia, E.P., 2015. Penetepan Kadar Asiatikosida Ekstrak Etanol 70% Pegagan (Centella asiatica) menggunakan Metode LC-MS. Majalah Kesehatan FKUB, 2(2), 99-107.